Jumat, 17 Juni 2011

CARA –CARA BREEDING

i love Pigeon High " saya cinta merpati tinggi from indonesia "

1. Dalam breeding yang hrs diPEGANG TDK BOLEH KELUAR adalah harus dari trah burung bagus (kalo bisa trah juara), tidak mesti burung yang juara yg kita ternak krn burung juara belum tentu menghasilkan anak yg juara bahkan saudara dr burung yg juara banyak yang mengeluarkan anak yg juara (sdh sering ditulis dalam forum ini, dan sdh banyak terbukti saya pun membuktikan bahwa burung yg juara kemungkinan akan memunculkan anak yang bagus/juara bila bertemu lagi dgn gen/trahnya, atau bisa cucunya nanti yang bisa juara = LINEBREDING).

2. Burung2 bagus/juara saat ini bukan dilatih atau dihasilkan baru2 ini tp sdh dihasilkan/atau dibuktikan jauh2 sebelumnya, dengan berpatokan bahwa tidak semua burung juara menghasilkan anakan juara sehingga bila hanya menginginkan trah/trah juara tidak perlu kita beli dari anak burung juara tsb tapi cari info sebanyak2nya mana saudara burung tsb yang tidak terpakai kemudian dijual atau diupcare (kalo bisa burung tsb yg kita ternak atau anaknya)...  tentu ini harganya jauh lebih murah bahkan bisa tukar dgn uang jagung.. kalo kita tdk mampu beli burung bagus cara ini yg hrs ditempuh..

3. Dalam memilih indukan/melihat burung2 juara jgn terkecoh dgn nama dan asal dr mana burung tsb berasal krn utk burung2 yg memiliki kelas istimewa sampai saat ini tdk banyak amati betul ciri2 fisik karena mutasi burung, tukar menukar burung, jual beli tdk terbatas dalam jarak dan waktu.. ciri2 yg harus diamati dlm burung (paruh, kepala, warna, lar, lidi, tulang bawah, jarak atar capit udang dgn tulang bawah dan betuk capit udang serta kaki..berbulu garis, gondrong, bulu semata kaki), kalo kita sdh hafal ciri2 burung juara pada betuk fisik diatas dimana pun trah burung ini berada maka kita bisa menebak trah siapa burung tsb dan mau ternak seperti apa kita

4. Breding semua orang selalu menginginkan anak yg dihslkan akan bagus namun bila tdk bagus akan dibawa kemana brg2 tsb, tapi dgn beternak spt yg sdh disrnkan diforum (inbred, linbredi, crossbred) ini mk tujuan ternak kita akan jls bhw bila anak yg dihasilkan tdk bagus maka kita akan melakukan silangan berikutnya yg tentunya menyimpan trah burung2 juara yg kuat darahnya.

5. Cara singkat beternak tentunya saya tdk hrs selalu mengikuti bgmn metode breding yg sdh ditulis namun saya jg tdk mau lepas dr metode tsb. contoh :
a. saya memiliki sdr. janoko, kalo saya hrs cari indukan yg bagus lalu saya silangkan dgn sdr. janoko tsb kemudian saya silangkan kembali dengan indukannya sdr. janoko tsb, berarti saya akan memakan waktu satu tahun - tiga tahun utk membuat trah janoko yg kuat.
b. Namun cr yg paling singkat adalah mencari anak dari sdr. janoko lain yg betina atau bahkan yg tdk dipakai sekalipun tdk apa2 krn indukan yg bagus blm tentu menghasilkan anakan yg bagus, indukan yg kurang blm tentu menghslkan anakan yg kurang sepanjang memang trahnya brg2 juara (ini sdh saya buktikan).. karena dgn menggabungkan trah yg bgs (linebred) kemungkin besar anakannya akan keluar bagus drpd menggabungkan 2 trah bagus yg tdk ada hubungan darah.. (minimal karakter akan merata) .
C. Bila ternyata trahnya kurang kuat cari lagi anak, sdr, kakek, nenek dr indukan tsb utk disilangkan lagi.. sampai mendpt karakter spt janoko yg juara.. jgn percaya omongan orang/katanya, yg terpenting pegang ciri2 fisik yg sdh kita hafal jgn terkecoh cerita.. untuk penyilangan/breding krn waktu dan biaya tdk sedikit yg dibutuhkan..
kalo bisa cari trah dari betina yg akan kita jodohkan yg sdh terbukti mengeluarkan anak yg bagus pinjam, sewa ga apa2 kalo ga mampu beli krn lebih baik sewa tp hasilnya pasti drpd beli belum tentu pasti.. tawarkan bagi hasil atau nanti kalo keluar anak pemilik indukan suruh pilih dahulu drpd kita krn otomatis bila hasil anakan yg dihasilkan bagus otomatis bsk2 dia akan meminjamkan lagi,bila merpati yg dihasilkan memiliki kualitas yg bagus/juara jgn pernah berbohong bhw ternakan ini hsl ternak sendiri tanpa pinjam dr org lain. usahakan sejujur mungkin.
d. Karena hasil pengamatan saya pemain/peternak yg mampu menghasilkan anakan yg merata baik sengaja atau tdk sengaja mereka melakukan metode breding sehingga ada istilah trahnya kuat..

6. Khusus dalam permainan merpati kunci yg harus dipegang " merpati hanya berpikir menggunaka insting, manusia berpikir menggunakan logika dan insting, jadi hendaknya kita selalu menggunakan insting dan logika bila bermain merpati, jangan hanya menggunakan insting karna bila kita hanya menggunakan insting maka kita seperti.... "

7. Dalam melatih merpati kemampuan joki dapat maksimal melatih merpati hanya berkisar 6 - 10 merpati, bila seorang joki diharuskan melatih 20 - 30 merpati apa bisa maksimal, apa joki akan jeli melihat mana burung yg harus diperbaiki, mana yg bisa diteruskan... merpati bila akan maksimal seperti main tinggian lepasan 6 km, sebelum mencapai jarak tsb, coba digenjot pd jarak 500 Mtr - 1 KM, lepas sebanyak mungkin kalo perlu 8 - 12 kali lepasan krn menurut saya ini dasar utk mencari jalur dan menunjukkan karakter pd saat lihat geberan.. sehingga perlu joki tambahan utk burung kita sendiri selain joki kandang.

8. Banyak belajar pada pemain balap utk perawatan dan dasar latihan krn pemain balap lebih jeli dan teliti utk merawat, disebabkan burung yg dipegang tdk terlalu byk dibanding pemain tinggian.. (mulai dari kawinkan dimlm hari brp kali, kondisi brg pd saat keluar kandang malam hari, kotoran pada pagi hari, kondisi didalam dondang sebelum berangkat dll)
Didalam hobby merpati tentunya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, namun tidak pernah lepas bahwa semua penggemar merpati selalu menginginkan burung yang dimiliki harus menjadi yang terbaik..
Banyak contoh yang harus kita ambil, dimana pemain merpati yang beli burung jadi mengharapkan merpati yang dibeli/dimiliki menunjukkan performa yang sama sewaktu dibeli bahkan lebih menonjol ternyata jauh dari kenyataan walapun burung yang dibeli memang burung sudah terbukti kualitasnya tapi setelah pindah kandang beda kinerjanya sehingga pemain kecewa. Disini yang perlu kita amati adalah merpati berpikir menggunakan INSTING manuisa berpikir menggunakan INSTING dan LOGIKA..
Saya amati lebih banyak pemain tinggi yang kecewa membeli burung jadi daripada pemain balap.. (mudah2an tidak salah kalo salah saya mohon ma'af ini pendapat saya)

1. Karena merpati adalah hewan yang sangat sensitif dan berpikir menggunakan insting pada saat pindah kandang(beli burung jadi) pemain balap pasti membeli burung sekaligus dengan kandang (gupon) tempat minum, tempat makan, jamu, seragam, tempat mengeram dll sehingga jangan sampai burung tsb stress, kalo pemain tinggi saya tidak tahu ???? termasuk dalam hal perawatan dan latihan ditanyakan sedetail mungkin..

2. Dalam hal beternak atau memilih burung mayoritas pemain balap lebih mengedepankan trah lebih dahulu sebelum menginjak kebentuk fisik (katuranggan) jadi sangat kecil kemungkinan pemain balap akan malakukan ternak hanya berdasarkan pegangan tanpa mengetahui trah.. (pegangan burung pasar yang bagus lah maksudnya..)

3. Jadi bila kita hanya sekedar hobby dan menginginkan burung bagus dan juara serta memiliki modal ya beli burung yang bagus dan juara, latih adu jangan memikirkan untung rugi.. kalah beli lagi sampai punya burung juara.. dan nama kita naik..

4. Kalo kita hobby sekaligus usaha, pikirkan langkah apa yang harus ditempuh baik mencari bibit merpati , breding dan melatih dll. Kalo tujuan beternak untuk menghasilkan burung bagus, janganlah berpikir menggunakan modal yang besar.. burung mahal adalah burung juara, sedangkan burung bagus belum tentu mahal apalagi hanya trah bagus dan belum juara, saya rasa ini tidak terlalu mahal karena tujuan kita hanya ternak jadi tidak perlu menggunakan burung juara karena sdr. burung juara juga bisa asal pedoman Metode Breding dipahami..

5. Sebelum mengambil burung yg akan kita jadikan breder, satu hal TERPENTING yg harus kita lihat, amati dan catat.. dari burung yang juara tsb, berada saudara, anakannya, baik dari induk jantan, betina, kakek dan neneknya yg bagus (progency test teori hermono harus digunakan).. karena bila burung yg istimewa (sdg juara) sedangkan sdr2 burung2 tsb tidak ada atau kurang bahkan jalurnya terlalu jauh maka siap2lah untuk menunggu dgn sabar bertahun2 akan ada anak yg bagus seperti bapaknya... (dgn kata lain burung juara KAGETAN sekali muncul besok2 sdh ga ada lagi keturunannya yg muncul).. siap2lah dgn sabar bila beternak dari burung seperti ini.

6. Bila kita sdh memahami karakter/trah burung yang kita ternak jgn lah pernah lepas linebred dgn tujuan bila hasil ternak kita blm mendapat hasil yg kita inginkan maka bila melakukan crossbred dgn trah lain maka kriteria yang akan dihasilkan tdk melenceng jauh...

7. Janganlah pernah berhenti mengenali burung2 juara baik dari jalur saudaranya, induk jantan, betina, ponakannya bahkan cucunya.. pilih sesuai keinginan kita... Thanks semoga bermanfaat..(source:www.merpati.org-deltiq mozart)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

jadikan hobby byk tmn tp jgn buang kepercayaan...